Jumpa lagi dengan saya, sebutir debu di tengah lautan luas. :D
Entah kenapa tetiba saja pengen nulis lagi di blog, setelah sekian lama absen dari sini, dan sibuk dengan urusan "membangun rumah tangga yang sakinah-mawadah-warahmah". ^_^
Sayangnya, debut postingan awal ini rada berbau suram, lantaran habis kena tipu sama penjual online, walaupun, yeah, nominalnya tak seberapa.
Saya posting saja di blog, biar pelakunya kapok. Walau yang nipu itu adalah (dulu) termasuk salah satu relasi penjual yang cukup saya percayai. Tapi semenjak penipuan ini, fix, dia bukan orang yang baik, jadi berhati-hatilah sama dia.
Ini daftar dirinya:
Akun FB: Rombeng Hadi.
Anak Surabaya, tapi sekarang sudah menghilang dan sering berganti-ganti akun. Karena sudah banyak yang ketipu sama dia, puluhan lebih, dengan akun yang berbeda, tapi nomor rekeningnya sama.
Nomor rekening yang dia gunakan adalah ini: BCA. 1880001651.
Atas nama: ANITA AGUSTINA.
Dia mengaku kalau nomor rekening itu adalah milik istrinya, dan entah ada rencana apa kok dia selalu memakai nomor rekening itu untuk transaksi keuangan.
=> Saya tidak tahu siapa cewek yang punya rekening ini, siapa tahu si Hadi ini cuma manfaatin saja rekening istrinya, atau siapa tahu juga mungkin sudah bercerai, atau entah berapa puluh alasan lagi mengapa dia musti memakai rekening istrinya, bukan nomor rekening dia sendiri. Yang pasti, hati-hati saja jika kalian mau transaksi ke nomor rekening di atas, atau mungkin saja dia memakai rekening dari bank lain, tetapi nama pemilik rekeningnya sama!
Pokoknya, sebelum dia mengembalikan uang yang bukan hak dia, saya tidak akan menghapus postingan ini sampai kapan pun. Biarlah menjadi catatan terburuk dia hingga akhir zaman. :D
Berikut saya sertakan bukti chat saya dengan si penipu ini, biar tidak terjadi fitnah yang mengada-ada:
Habis itu saya diblokir, sialan benar itu anak laki.
Friends, hati-hati ya kalau mau transaksi di nomer rekening ini, karena aku pernah ditipunya.
Ceritanya begini.
Waktu itu aku sedang searching buku di Toko B*gus. Kemudian tertarik dengan salah satu iklan di sana, menjual buku-buku dari penulis Dan Brown. Nah, pas aku buka, ternyata ada salah satu buku yang buat aku tertarik untuk beli. Yaitu buku Inferno yang Hardcover.
Tanpa banyak perhitungan, langsung aku SMS ke nomor yang tertera di sana: 085*89384935. (pernah dibalas pake nomor ini: 087*86758992).
Dibalas, dan dikasih harga 150.000,- udah sama ongkos kirimnya.
Bla, bla, bla, akhirnya deal juga, aku juga merasa pengen buku itu,dan aku juga pernah beberapa kali beli lewat situs itu dan ternyata real.
Nah, diberilah aku nomor rekening ini. Kaget juga karena nama dari rekening itu ternyata CEWEK!!!
BNI. 0331478414. Atas nama: WATI SUMIAWATI.
Pegang.
Seusai itu, si Mbak Sum ini SMS-SMS mulu, kayak nyuruh buru-buru bayar, alasannya paketnya sudah dibungkuslah, aku tunggu, nanti kalau sudah transfer kabarin ya, beuh... Jadi ada dua kemungkinan sih di kepalaku: pertama, ini orang emang penipu---kedua, dia baru butuh duit, makanya nyuruh buru-buru dan bukunya yang amat langka itu dihargai (termasuk) murah!
Aku berusaha condong pada pemikiranku yang kedua.
Jadi deh, akhirnya, tanggal 21-05-2014, waktu siang, aku transfer sejumlah uang ke si Sum itu.
Confirm.
Eh, lha kok sesudah transfer itu, gelagat mencurigakan mulai tercium, dimulai dari SMS-ku yang lama sekali dia balas (nggak seperti sebelumnya yang--katakanlah--tiap menit SMS mulu minta cepet-cepet ditransfer).
Aku mulai ketar-ketir. Wah, jangan-jangan penipu beneran ini?
Lalu malemnya aku SMS lagi, katanya paket sudah dikirim.
Pakai apa?
ESL gan.
O, okey.
Tapi berhari-hari aku nunggu, paket nggak sampai-sampai juga. Aku SMS lagi ke dia, minta nomor resinya, tapi jawabnya selalu mengelak dan semakin jarang dibalas.
Aku udah lemas.
3 bulan kemudian, kayaknya nomor di atas sudah nggak aktif lagi, tapi sisa iklan dia masih nemplok manis di OLXX (sekarang sudah ganti nama), dengan judul "NOVEL DAN BROWN LENGKAP", dengan Username: Alfredriou.
Dia juga pernah mengirim email kepadaku, ini alamat emailnya: alfredriou@gmail.com
Dia posisi di Jawa Barat, kelihatannya.
Lalu sekarang orangnya sudah nggak muncul lagi, si Sum ini, mengendapkan rasa menyesakkan di dalam dada.
Lalu aku berusaha untuk mengikhlaskannya, ikhlas, ikhlas, orang juga cuma duit segitu (walau sekecil apapun kebohongan tetaplah itu dinamakan kebohongan), semoga saja nanti diganti sama Allah dengan yang lebih besar nilainya dari itu (Amiin).
Tapi, demi melampiaskan kekesalan, aku punya sebait kalimat buat dia, si Sum yang manis itu: "WEDHUS KOWE!!!"
Lega. ^_^
NB: Hati-hati ya friends kalau berbelanja buku.
Mending belanja di tempatku saja, udah pasti real dan nggak pake tipu-tipuan, hehe. Buka blog jualan saya yaaa, di sini: www.tamanbacarindang.blogspot.com
Judul: SULUK SYAIKH SITI JENAR, seri 1-7 (lengkap satu set). Karya: Agus Sunyoto Kondisi: baru. Berat: 2kg.
Untuk yang kertas HVS, harga tokonya 522.000,- diskon jadi => 350.000,-. Kalau mau yang kertas buram (ori juga dari penerbitnya langsung), harganya rada murah: 250.000,- (baru).
Judul: KARMILA Karya: Marga T. Hardcover, ukuran buku rada besar. Kondisi: Bagus, bersih. Stok: 0 Harga: (TERJUAL KE JAKARTA) Pemesanan SMS ke: 089673226090.
Sinopsis:
Karmila
adalah seorang wanita berasal dari keluarga baik-baik, ia dibesarkan di asrama
Kesusteran, suatu hari ia diajak oleh seorang temannya pergi ke sebuah pesta
ulang tahun temannya. Sebenarnya ia tidak berminat menghadiri pesta itu, karena
ia merasa gelisah memikirkan tunangannya, surat yang dikirimnya belum ada
balasannya dari Australia, tetapi temannya itu tetap saja memaksanya supaya
ikut, akhirnya ia pun ikut ke pesta itu meskipun perasaannya sedang gelisah.
Pesta
yang sangat meriah dan banyak para undangan, tanpa terasa malam pun semakin
larut dan suasana pun semakin hening, tetapi ke semua itu tidak merubah suasana
daalam pesta tersebut. Dalam arloji ternyata sudah menunjukan pukul dua,
akhirnya karmila mengajak Ana untuk pulang, karena Karmila merasa sudah ngantuk
sekali tapi Ana tidak menghiraukan ajakannya, malah Ana menyuruh Karmila untuk
tidur dirumah itu, karena ia merasa sudah mengantuk sekali, akhirnya apa yang dikatakan
oleh temannya itu diturutinya. Ia tidak tahu pukaul berapa terbangun karena
disekitar kamar itu sangat gelap sekali, diulurkannya tangan untuk mengamgil
arloji teatpi ia tidak bisa melihat arlloji itusama sekali, badannya terasa
panas, jantungnya berdebar-deba perasaannya tidak enak sekali dan mulutnya
nerasa terbakar. Ketika itu beranjak turun dari tempat tidurnya, tanpa
disadarinya ternyata di dalam kamar itu ada seorang pemuda yang badannya penuh
dengan bau alcohol dan dalam keadaan mabuk, Karmila berdiri kaku, ia sangat
takut sekali, ia tahu bahwa bahaya akan mengancamnya, akhirnya peristwa itu
terjadilah.
Tiga
hari kemudian setelah kejadian itu, semua Koran ibukota memuat sebuah pesta
amoral yang terjadi dijalan S. “Anak bapak DG memperkosa mahasiswi kedokteran,
putera seorang pembesar tertangkap basah memakaiobat perangsang”. Kemudian
dibacanya berulang-ulang, dengan tidak jemunya Bapak Daud terus membuka halaman
lain ternyata benar bahwa anaknya yang bernama Faisal telah ditahan oleh polisi
karena tuduhan menganiaya dan memperkosa gadis bernama Karmila, hatinya merasa
teriris-iris setelah membaca koran itu. Selain keluarga Faisal yang mersa malu
akibat ulah anaknya itu yang lebih merasa malu lagidan merasa tertekan adalah
Karmila yang telah menjadi korban anak Bapak Daud. Karena keluarga Karmila
tidak ingin memperpanjang perkara akhirnya Faisal dibebaskan dari penjara dan
dilepaskan dari segala tuduhan asalkan Faisal mau bertanggung jawab atas
perbuatannya itu.
Setelah
dibebaskan dari penjara dan dari segala tuduhan, Faisal sadar bahwa dirinya
telah menodai dan menghancurkan segala yang diimpikannya sejak ia masih kecil.
Ia merasa bersalah dan merasa baerdosa sekali, ia menebus segala kesalahannya
yang telah diperbuatnya itudengan cara menikahi gadis itu. Akhirnya mereka
menikah, meskipun pada mulanya Karmila tidak ingin menikah dengan lelaki yang
telah menghancurkan hidupnya itu, tetapi bagaimana dengan anaknya kalau lahir
nanti. Setelah menikah Karmila melanjutkan lagi sekolah kedokterannya yang
selama ini tertunda, sampai akhirnya ia mendapatkan sebuah ijazah kedokteran.
Karmila merasa senang dan gembira sekali ternyata apa apa yang diinginkanya
selama ini tercapai juga meskipun ia harus mengalami musibah terlebih dahulu.
Karmila,
Faisal beserta anaknya Fani mereka bertiga hidup bahagia sekali, mereka tinggal
di rumah Kemayoran yang dibeli oleh Faisal untuk Karmila. Karmila sangat
bahagia, apalagi sekarang ia sudah menjadi seorang dokter dan ia membuka
praktek di rumahnya, setiap sore ia mulai membuka prakteknya itu, disela-sela
kebahagiaannya itu ia selalu ingat akan tunangannya yang dulu yang ia sangat
cintai bahkan ia berharap akan menikah dengannya tapi musibah duluan yang telah
menghancurkan semuanya itu. Ia mencoba untuk menghapus semua masalah dan semua
kenangan waktu bersama tunangannya, tetapi semua itu membutuhkan waktu yang
lama sekali, hingga suatu hari ia baru bisa melupakannya karena ia menyadari
bahwa semua itu tidak akan ada artinya lagi buatnya, yang ia pikirkan sekarang
ini hanya Faisal saja, ia hanya ingin cinta dan kasih sayangnya dari Faisal
tanpa dari orang ketiga.
Ditengah
kebahagiaannya it, datanglah Edo bekas tunangannya, semenjak kedatangan Edo
kebahagiaan dalam rumah tangga Karmila semakin berkurang, Edo berusaha untuk
menghancurkan kebahagiaan Karmila dengan cara meracuni segala pikiran Karmila
dan berusaha untuk mencintainya lagi, hingga pada suatu hari hamper Karmila
terbujuk dan percaya akan semua omongan-omongan Edo. Tetapi Karmila yakin bahwa
suaminya tidak mungkin melakukan hal seperti yang apa yang dikatakan oleh Edo.
Dihati Karmila hanya ingin Faisal seorang yang dicintainya meskipun Edo lah
yang yang akan menjadi pendamping hidupnya tapi semua itu dulu.
Semua
apa yang direncanakan oleh Edo, ingin merebut ingin merbut kembali Karmila dari
tangan Faisal dan menghacurkan kebahagiannya semuanya gagal, karena karena
kesetiaan dan kasih sayang Faisal terhadap Karmila tidak menjadikan Karmila
harus kembali pada Edo. Akhirnya Edo menyadari bahwa apa yang dilakukannya itu adalah
tidak benar, justru dengan kebodohannya itu akan menghancurkan orang yang
pernah dicintainya meskipun tidak bersamanya. Edo sadar setelah bertemu dengan
Faisal , ternyata dugaannya selama ini salah, justru Faisal sangat mencintai
Karmila dengan sepenuh hatinya, akhirnya Edo merelakan orang yang sangat
dicintainya bersama lelaki yang dulu pernah menghancurkan kehidupannya
[Teruntuk penderita gagal ginjal—yang ada di manapun
berada—semangat untuk sembuh, Kawan! Karena tiada penyakit yang tak bisa disembuhkan, bila Tuhan sudah
berkehendak!!!]
Alhamdulillah, sujud syukur, walau dengan perasaan takut, akhirnya
buku ini keluar juga. Semoga bisa diterima masyarakat dengan baik dan
tidak menimbulkan polemik. Amiin. >.<
***
KATA PENGANTAR PENULIS:
Awal mula saya tergerak untuk menulis—atau lebih tepatnya disebut
membukukan—catatan harian ini adalah karena saya begitu prihatin
melihat—nyaris—setiap hari, selalu saja ada pasien baru yang memerlukan
terapi hemodialisa. Atau kata lainnya; cuci darah. Pembersihan darah
kotor juga cairan dari dalam tubuh karena ginjal mereka telah rusak.
Padahal, kalau mereka sudah memasuki tahap ini, kebanyakan, mereka tidak
akan lepas dari rutinitas cuci darah itu. Sungguh ironis. Sungguh
membuat saya mengelus dada. Penyakit ginjal itu bukan penyakit ringan.
Bukan penyakit yang patut disepelekan—ketahuilah. Namun penyakit ginjal
adalah penyakit yang penuh penderitaan, bersifat—kebanyakan—seumur
hidup, hingga ajal menjemput.
Karena itulah saya perlu untuk menulis catatan-catatan kecil ini.
Siapa tahu berguna bagi masyarakat dan semua orang, demi memberantas
penyakit mematikan itu. Hingga ke akar-akarnya—kalau bisa. Karena
ternyata, cara untuk menghindari penyakit ini sangatlah mudah. Semudah
minum air putih di pagi hari. Tapi lantaran kurangnya penyuluhan dari
dinas kesehatan, banyak sekali orang-orang dari pelbagai kalangan dan
usia yang terjangkit penyakit menahun ini, dengan disadari atau tanpa
disadari.
Diary ini saya tulis dalam rentang waktu—kurang lebih—satu tahun. Dan
itu artinya sudah selama setahun juga—bahkan kini lebih—aku bergelut
dengan dunia asing itu, dunia yang menguras banyak emosi, pikiran,
tenaga, juga keuangan, karena salah satu kakak saya juga mengidap
penyakit itu. Takdir yang sudah digariskan oleh Allah Swt.
Maka izinkanlah, saya, sebagai manusia biasa, berbagi kisah ini pada
kalian. Semoga saja bisa memberi manfaat, dan kalau pun tidak, cukup
menjadi pembelajaran yang mungkin bisa kita renungi.
***
SYNOPSIS BUKU:
Aku pun tak akan menampik hal itu walau nasib memang tak memandang
usia dan wibawa. Bila sudah tiba waktunya, akan terjadi juga suatu hal
yang selama ini hanya bisa kita bayangkan dalam benak, yang sama sekali
tak kita sadari. Suatu nasib yang misteri, yang terus menguntit kita
dari belakang, dan hanya Allah Yang Maha Tahu. Jadi, kenapa kita takut?
***
Penyakit gagal ginjal yang diderita Kak Vi membuat hidupnya
berantakan. Semua jatuh. Suami, kakak, adik, kedua anak, dan kedua orang
tuanya turut bersedih. Berbagai cara dan obat dicoba demi menghindari
dua opsi terakhir bagi seorang penderita gagal ginjal: cuci darah atau
operasi. Sayang, penyakit kronik itu tidak sembuh juga. Bahkan, semakin
parah.
Hingga, Kak Vi menyerah. Ia pun bersedia melakukan cuci darah.
Sepanjang hidupnya. Setiap minggu, Kak Vi diantar ke rumah sakit untuk
cuci darah. Namun, penderitaannya tidak juga berkurang. Bahkan, ia harus
menyaksikan kematian teman-temannya sesama penderita gagal ginjal. Satu
per satu.
Di tengah pemahaman keliru masyarakat tentang penyakit gagal ginjal
dan cuci darah, kisah ini hadir bagai oase yang memberikan pencerahan.
Inilah sepenggal kisah seorang penderita gagal ginjal. Menggugah,
mengharukan, dan menimbulkan simpati. Sebuah memoar yang membuat kita
mensyukuri nikmat sehat yang kita miliki.
Bicara soal komedi, novel berikut adalah sebuah mahakarya yang dapat
membuat Anda terpingkal-pingkal, bersalto ria, sampai guling-guling.
Pasalnya, novel setebal 310 halaman ini memiliki cerita paling berbeda
dibanding kebanyakan novel bergenre komedi lainnya. Bukannya ranah
pernovelan di Indonesia sedang gandrung dengan bandrol dunia misteri
alias per-pocong-an. Namun, novel ini mampu menyuguhkan sesuatu yang
renyah, siap untuk disantap sampai habis. Dan, tak lupa 'sense of
humor' yang kuat ditampilkan dengan alami dalam novel ini.
Penyuguhannya tidak menjenuhkan, tidak membuat ngantuk, apalagi
membingungkan. Karena novel ini ditulis oleh seorang pengarang yang
sudah diakui kebesarannya. Beliau adalah Om Sutanto, penulis novel
Paimo dan Mak Jenun serta Mantra.
Novel Arjuna Nangkut
Beras sebenarnya plesetan dari buah karya legendaris Ayu Utami, seorang
maestro sastra pemenang novel DKJ. Ialah Saman yang dijadikan sebagai
plesetan super ngocol Arjuna Ngangkut Beras. Namun, jika Anda membaca
dan membandingkan Arjuna Ngangkut Beras dengan Saman, mungkin Anda akan
terkejut, karena keduanya memiliki gaya penceritaan, alur, latar, dan
semuanya serba berbeda. 1800 bersebrangan.
Berikut
penulis akan mereview keseluruhan dari isi buku Arjuna Ngangkut Beras.
Dari mulai tata sampul, tata letak, sampai isi buku.
1. Tata Sampul Nyentrik
Karena
novel ceria, tentu sampulnya pun harus menyejukkan. Eye catching
istilahnya. Di sampul depan terpampang ilustrasi 4 gadis lucu dan 1
pria yang sedang mengangkat 2 karung beras. Tampak elegan, namun jauh
dari kesan membosankan. Lucu. Tulisan 'Arjuna Ngangkut Beras' dicetak
timbul dan bergelombang. Ditambah tulisan 'sebuah Novel' yang merupakan
ciri khas novel-novel terbitan Diva Press. Agar semakin menarik
ditambah pula teks yang berbunyi 'Plesetan super Ngocol dari Saman
karya Ayu Utami'. Memang benar.
Sebagai pembaca dan
pembeli. Ketika kali pertama melihat covernya. Tentu kesan tertarik
langsung menjalar ke saraf sensorik saya. Saat itu tanpa pikir panjang,
saya langsung mengambilnya dari rak novel toko buku, meskipun waktu itu
saya tidak tahu novel tersebut adalah novel komedi. Harus saya akui,
sang penata sampul 'Ferdika' benar-benar jeli dan dapat mendesain
ilustrasi dengan sangat cantik, menawan, dan menggugah. Perlu diacungi
dua jempol.
2. Tata Isi Keren
Salah satu ciri
penerbit Diva Press adalah sering menyelipkan kotak berisi potongan
cerita pada buku. Ibaratnya benang merah yang menjadi inti penceritaan.
Tapi, dalam novel-novel komedi terbitan Diva Press box tersebut
dijadikan bingkai kejadian lucu. Dan itulah satu lagi ciri khas yang
mumpuni dari salah satu penerbit nasional ini. Bukan tidak mungkin
banyak penggemar buku-buku Diva yang tertarik karena hal ini. Dalam hal
tersebut Sang penata isi novel Arjuna Ngangkut Beras 'Violet Vitriya'
menata dengan baik dan anggun tata isi novel konyol ini. Tak lupa tiap
halaman berisi bacaan yang sudah ditata tidak terlalu panjang dan tidak
terlalu pendek untuk dibaca. Disusun demikian baik dan teliti. Tiap
awal bab diberi ilustrasi kartun lucu. Pokoknya keren! Juga tiap
sisipan box dibingkai dengan kotak sederhana yang diujungnya ada
ilustrasi kartun juga. Menggelitik.
3. Isi Buku
Cerita
yang diulas runtut adalah kelebihan sebuah novel. Juga, detil-detil
yang digambarkan gamblang akan semakin menambah keunggulannya. Dua hal
tersebut ternyata diusung lengkap dalam Arjuna Ngangkut Beras.
Pengalaman pengarang yang merupakan unsur ekstrinsik sangat
dimanfaatkan. Utamanya Arjuna Ngangkut Beras adalah novel bersetting
daerah Jawa, dialog-dialog yang diadaptasi kebanyakan campursari.
Mantap! Anehnya, penulis sangat piawai meramu kedua aliran bahasa itu.
Mungkin kejelian editor juga sangan mendorong nilai estetika novel ini.
Namun, yang menjadi kekurangan adalah tidak adanya foot note yang
memperjelas dialaog atau kata yang merupakan bahasa Jawa. Tentu hal ini
sangat mengganggu apabila pembaca tidak pernah belajar bahasa Jawa atau
bukan orang Jawa.
Tentang cerita dan alur Arjuna Ngangkut
Beras, keduanya unik dengan polesan ending (akhir cerita) yang
menggebrak. Novel ini bercerita tentang petualangan 4 gadis.
Markuntili, sebagai sentral sudut pandang. Dan saudara-saudaranya.
Yaitu, Laule (sumber konflik), Yasmini dan Cuk, masing-masing memiliki
karakter kuat dan konyol, mereka semua memburu Samin (si Arjuna yang
bekerja sebagai pengangkut beras di pasar). Petualangan mencari cinta
itu dibumbui kejadian-kejadian gokil. Gadis-gadis itu yang notabene
para penjual jamu (kecuali Cuk) sangat kocak dan tak pernah menyerah
mengejar Samin. Pada akhirnya, cinta mas Samin tak diduga muaranya.
Hikmah
yang bisa dipetik dari novel ini sebenarnya jika kita peka adalah yang
pertama agar selalu menghadapi hidup dengan santai tapi tetap tidak
mengenyampingkan kewajiban. Kedua, jangan pernah menyerah untuk
menggapai sesuatu, karena dengan ikhtiar dan tawakal pasti kita mampu.
Walau pada akhirnya kita harus gigit jari, tapi kita harus tetap
bangkit.
Semoga dengan dibuatnya review ini, Diva Press
tetap unggul dalam menerbitkan novel-novel berkualitas. Terutama yang
bergenre komedi. Salam sukses!
Bocoran lagi nih. Hehe. Dimana aku ingin meng-upload beberapa coretan-coretan yang pernah kubuat saat mengarang Novel Arjuna Ngangkut Beras.
Ternyata lumayan susah lho dulu. Karena hal pertama yang aku pikirkan adalah kekuatan daripada masing-masing karakter tokoh. Mau dibuat seperti apa 4 tokoh perempuan yang kubuat? Apakah seperti Novelnya Ayu Utami yang judulnya Saman?
Ohh, tentu tidak!!! Memalukan kalau aku harus menjadi seorang plagiat karya!!! :)
Tapi, yeah, kuakui kalau inspirasi Novel Arjuna Ngangkut Beras ini berasal dari Novel Saman. Karena dulu aku punya Novelnya dan sering kubaca berulang-ulang. Ehh, tahu-tahu, aku merasa ada yang ganjil dengan Novel itu. Maksudnya, alur yang terlalu cepat membuat beberapa peristiwa menjadi terlipat-lipat.
Karena itulah, tiba-tiba saja muncul dalam benakku, ketika aku membaca buku itu berulang-ulang karena saking senengnya, sesuatu yang ganjil dan ingin kulampiaskan dalam sebuah karya. Yeah, kurasa aku harus menggali dan mengupas sesuatu yang telipat-lipat itu menjadi sebuah gambaran yang rada jelas--tentu saja dalam artian bukan menjadi plagiat karya sekali lagi, tapi membuatnya dalam karakter dan ciri khasku.
Memang begitu berat membuat Novel ini. Karena aku takut jika saja nanti ada banyak pembaca yang menyerbuku, gara-gara, kalau mereka mengira aku telah menjelek-jelekkan karya mbak Ayu Utami.
Tidak. Tidak. Aku tidak bermaksud demikian.
Aku menulis karya ini karena aku terlalu suka dengan karya Ayu Utami.
Jadi bukan bermaksud untuk melecehkan.
Adapaun nanti bagaimana komentar para pembaca, aku siap menanggungnya. :)
Berikut ini beberapa coretan tanganku, dari ide awal sampai akhir, walau cuma 2 biji hehe, bagaimana aku membuat Novel Arjuna Ngangkut Beras.
Siapa tahu berguna bagi teman-teman yang sedang belajar, kalau menulis itu tak harus selalu memakai komputer pertama kali.
Cekidot:
Kerangka karangan pertama, dimana aku sedang sibuk menentukan jalan cerita, alur, masalah apa yang harus aku jadikan topik utama, nama tempat-tempat yang seharusnya aku bikin lain daripada yang lain, dan sebagainya.
Tulisannya awut-awutan, haha, maklumlah, semenjak keluar dari sekolah, aku jarang sekali menulis lagi. Lebih enak mengetik pake komputer. Tik, tik, tik, hihi. Gurih. ^_^
Kalau yang ini kayaknya masih simpang siur mau digunakan apa tidak. Karena memang, ada beberapa planning yang harus dihapus dari jalan cerita, karena memang, hanya akan membikin bosan pembaca. :)
Ehh, maksudnya bukan saya, tapi dengan orang-orang yang mau berfoto dengan Novel saya.
Hihi, bukan bermaksud norak atau kampungan atau apalah gitu saya.
Tapi saya memang senang mengkoleksi foto teman-teman yang mau dan sudi berfoto dengan Novel saya--yang mana saja.
Itung-itung sebagai kenang-kenangan di masa mendatang.
Jadi biar ada rasanya gitu.
Entar kalau sudah tua kan pasti inget tuh sama mereka, jadi bisa inget-inget jaman masih muda dulu. :)
Cekidot deh.
Ini adalah foto temen-temen saya, yang bernama Mbak Eno Dee (penulis asal Jogja) dan Mbak Nessa Kartika (penulis senior dari kota Wonosobo).
Kayaknya sih mereka sedang berada di Jogja (maksudnya pas berfoto itu), yaitu di Wanitatama, pas ada acara Pameran Buku Jogja. Kelihatan kan tuh, rame banget, dan banyak buku yang ditata di rak-rak buku?
Emm, sebenarnya sih aku pengen kesana.
Tapi karena ketiadaan biaya (maklum penulis baru jadi uang masih tipis), aku nggak jadi deh bertemu sama mereka. Padahal tadi jadwal sedang kosong, nggak ada acara sama sekali--selain memperbaiki komputer Om ku yang kayaknya monitornya sedang kebakar. Haha. :D
Teman-teman, novel kedua saya sudah terbit nih, novel humor kedua setelah Paimo & Mak Jenun, yang telah terbit 6 bulan yang lalu. Yang ini judulnya: "Arjuna Ngangkut Beras".
Asik nggak? :D
Hihi, kalau aku sih asik-asik aja deh, yang penting pada suka. :D
Novel ini adalah Plesetan Super Ngocol dari Novel "SAMAN" karya Legendaris Ayu Utami.
Berikut rinciannya:
Judul : ARJUNA NGANGKUT BERAS
Tebal : 310 halaman
Editor : La Nina
Harga : Rp 34.000,-
Penerbit Diva Press
Kalau mau pesen online, bisa di link penerbitnya yang ini:
Dan saya ingin minta maaf kalau tag ini menuh-menuhin FB teman-teman semuanya.
Silakan menikmati dan membeli buku saya di gramedia terdekat atau toko buku lainnya. :)
SINOPSYS :
“Bidadari dari gunung,” ejekku yang tak setuju kalau si Yasmini menggambarkan dirinya seperti Putri Cinderella. Bibirnya saja kayak gitu, yang bawah begitu maju ke depan seperti kapal, dan yang atas begitu merasuk ke dalam dan tipis seperti buntut cumi-cumi.
***
Empat perempuan bersahabat sejak masih seuprit. Markuntili, si pemberontak berhidung bengkak; Cuk, si binal berbibir tebal; Yasmini, si jaim bergigi gempil; dan Laule, si lugu bertubuh ngglujur kayak ular dan tipisnya minta ampun, yang sedang bimbang untuk menyerahkan “tempe bacem”-nya pada lelaki beristri.
Tapi diam-diam, dua di antara sahabat itu menyimpan rasa kagum pada seorang pemuda dari masa silam, Samin, seorang kuli pengangkut beras berambut brekele, yang mempunyai ingon-ingon berupa kethek ogleng edan. Ia pun menjadi buron sejak itu, sehingga harus melarikan diri ke luar kampung.
Lantas, kepada Yasmini atau Laulekah, Samin akhirnya jatuh cinta?
Atau, malah kepada kethek ogleng kesayangannya?
Ini baru namanya kisah kocak bin gokil! Seru dan sangat menghibur! Karya Om Sutanto Ari Wibowo Nendang Boto Limo Ora Popo Mung Gur Mlenthung Gedene Sak Prinsilane Sapi Brenggolo ini patut dibaca oleh siapa saja, karena tak hanya menyajikan guyonan khas penulisnya, tapi di novel ini juga berisi banyak sisi positif yang membangun!
Endorsement:
“Wuih... hehehe, ini buku jenaka yang langsung saya baca sekaligus selesai. Karya si Om Sutanto ini penuh canda, penuh ekspresi bahasa daerah Jawa, penuh kejutan, dan sangat pintar! Dan, saya cukup tercengang dengan kisahnya. Sedari awal sampai akhir tak henti terselip kejailan penulis yang membuat cerita menjadi ‘ramai’, membikin pembaca ikut nimbrung dan seakan menjadi bagian dari temannya si Samin brekele. Penulisan yang lancar dan lucu!!!” (Rayni N. Massardi, pengarang).
Novel berjudul "Samin" sungguh layak untuk dibaca bagi pecinta cerita komedi. Alur yang mengalir disertai lelucon segar khas sang penulis. Membuat novel ini menjadi hidup. pembaca seolah diajak penulis untuk berkomedi ria. karakter para tokoh dalam novel sangat dekat dengan keseharian kita. sehingga pembaca akan betah dengan tulisan yang sederahana dan ngocol abis ini. makanya jangan lewatkan novel "Samin" ini. Dijamin maknyus untuk membuat hidup lebih berwarna...! (Oke Sudrajat, Cerpenis)
Kisah-kisah dalam novel ini penuh dengan deskripsi-deskripsi yang bikin ngakak. Terkesan tidak jaim dan tanpa tedeng aling-aling. Apa adanya dan awassss...! Perut Anda bakalan sakit!!! (Abednego Afriadi, cerpenis, penulis buku Status Pesbuk Paling Gokil).
Membaca novel ini membuat aku geleng-geleng kepala. Kok ada yah cewek yang kayak begini? Dan, buat cewek yang membaca novel ini, bisa bernafas lega karena masih ada yang lebih aneh dari dirinya. Haha... (Andhika Wandana, Penulis Mission Pocongible)
Gila nih buku. Selain ngocol, katakatanya renyah banget. Bikin aku ketagihan buat terus melahap isi bukunya. Pokoknya kalo udah ngakak, terpingkalpingkal, kelojotan, bikin aku lupa segalanya. Lupa mandi, makan, sampe utang di warung sebelah yang numpuknya naudzu billah juga ikut terlupakan. Nyesel deh kalo kalian cuma pegang doang!!! (Princes Shakilaraya, penikmat buku)
Novel Samin ini adalah wujud imajinasi liar penulis yang diolah melalui proses kreatif sehingga mampu menyajikan novel humor yang khas, tidak pasaran dan sangat menghibur. Tokoh-tokoh yang diciptakan juga memiliki karakter kuat dan keunikan tersendiri yang semakin menambah nilai plus novel ini!!! (Qurotul Ayun, Cat Lover)
Setelah membaca 'Paimo & Mak Jenun' yang membuat saya refresh, kini saya disuguhkan novel yang bener-bener bikin tambah suweger! Dijamin ngakak dot com! Penulis memberikan warna baru dalam kosakata yang nyeleneh bin wagu tapi menghibur dalam novel ini. (HW Prakoso, pemenang kuis 'Paimo & Mak Jenun', kontributor antologi DEARLOVE FOR KIDS #3)
Atau kalau mau pesen bisa lewat penulisnya sekalian di: 089673226090
Tapi kalau di penulisnya, tentu ada tambahan ongkirnya, diambil rata-rata saja: 10.000/pos paket kilat.
Alhamdulillah ya Allah, Novelku terbit lagiiiii....!!!!!
Aku benar-benar tak menyangka kalau bakal bisa terjadi seperti ini, setelah beberapa tahun yang lalu tak pernah punya angan-angan bahwa aku bisa menulis buku beberapa biji. Ternyata, sekarang bisa kesampaian juga. Benar-benar tak menyangka!!!
Dan ternyata, buku ketiga ini adalah sebagai pembuka lembaran yang sangat bagus bagi tahun 2012. Karena buku ketigaku ini memang terbit di awal tahun 2012, tepatnya bulan January. Aku juga nggak nyangka kalau akan secepat itu penerbit merealisasikannya, karena sebelumnya aku menyangka bahwa Novelku baru akan terbit bulan maret atau mei. Benar-benar kenyataan yang tak disangka-sangka!!! :)
Oke, dalam pada kesempatan ini aku akan mempublish suatu Note, yang tentu saja sangat diperlukan di dalam Novel ketigaku ini. Yaitu Kamus bahasa jawa yang tercantum dalam setiap bab Novelku. Maksudnya agar pembaca yang berasal dari luar jawa, bisa mengetahui artinya dengan membaca kamus ini. Karena memang di bukunya, di sana tidak dicantumkan suatu "footnote/catatan kaki" di setiap bahasa daerahnya.
Oh, ya, sampai lupa ya kalau aku tak memberitahukan judul Novelku sendiri. Hihi. Kali ini judul Novel ketigaku adalah: Arjuna Ngangkut Beras.
Lucu kan? ^_^
Kalau penasaran, cepat buruan dibeli bukunya ya teman-teman...
Kini sudah beredar di seluruh Indonesia lhoooo....!!!!
Dan inilah Kamus Novel Arjuna Ngangkut Beras [maaf kalau toh masih ada yang kurang] :
Berikut ini saya terangkan kata-kata Jawa yang ada di Novel Samin:
1.Ngglujur : lurus
2.Ingon-ingon : peliharaan
3.Keleleken : kemasukan makanan dan nyangkut di tenggorokan
4.Tugel-tugel : patah-patah
5.Nguyuh : kencing
6.Ngising : berak
7.Ngokop banyu : minum air dengan tidak disengaja
8.Sampluk : tampar
9.Mogleng : mati (ini bahasa gaul keluargaku) :p
10.Dikaplok : ditampar tapi pake genggaman tangan/dihajar
11.Njepat : mencuat/rusak/dll
12.Keplengkang : kedua kaki mengangkang dengan tidak disengaja
13.Brutu pitik : pantat ayam
14.Kebrebekan : ke-berisikan
15.Nggandoli/nggantholi : nggandul
16.Silit pitik : pantat ayam
17.Pupu : paha
18.Ngecembeng : basah yang banget/ basah sampai ada genangan airnya/ ada genangan airnya
19.Ngengkel : ngeyel
20.Mindlep : ingslup/lingsir/terbenam
21.Angus : item-item yang ada di pantat penggorengan itu lho, namanya apa ya…
22.Mangap : mulut terbuka lebar
23.Wagu : nggak pantes
24.Dicathek : dicokot/ digigit
25.Emek-emek : pegang-pegang
26.Wayu : sudah basi/nggak enak dimakan/dll
27.Legok : cekung ke dalam
28.Mrithili : memrithil/mripili/ basa indonesiane ra ngerti :p
29.Direwangi : disempat2in
30.Ngroncal : menggeliat
31.Untu : gigi
32.Nggilani : njijiki/ jijik
33.Tepas-tepas : kipas-kipas
34.Nggembol : mengantongi sesuatu
35.Nggenah : jelas
36.Ngilikitik : dikelitikin
37.Temenanan : beneran
38.Andeng-andeng : tahi lalat
39.Ngeyel : ngengkel/nggak mau dibilangin
40.Mbrebes mili : mau nangis/air mata yang sudah mengalir
41.Ketiban : kejatuhan
42.Keklekar : jatuh
43.Ngglebak : jatuh
44.Nggeblak : jatuh ke belakang
45.Ndlosor : jatuh tapi mak sour gitu… gimana ya artinya… emm…
46.Gundulmu kuwi : jidatmu itu
47.Ampeg : coba saja pukul ulu hatimu keras-keras. Nah, jika sakit, itu namanya ampeg. :p
48.Mekrok : mekar
49.Ngececer : tegang/ngaceng
50.Mbedusul/menjulus : mlenuk
51.Klekaran : tiduran
52.Ngunceki : jari dijulurkan satu saja, terus dimasukkan ke dalam sebuah lubang atau apa dan diputar-putar…
53.Kecing : bau
54.Mencolot : meloncat
55.Keblegong : kakinya masuk ke lubang secara tidak sengaja
56.Nyeblek’I : menampar-nampar menggunakan suatu benda
57.Nyucuk-nyucuk : mulut maju
58.Pithes : penyet
59.Ngepok : pangkal
60.Miyik-miyik : artine opo yoo… angel banget… miyik2 kuwi koyo wong tuo kae lho, jalannya udah ngewel