Followers

Tampilkan postingan dengan label Novel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Novel. Tampilkan semua postingan

Senin, 30 Januari 2012

NOVEL ARJUNA NGANGKUT BERAS

Horeeee....
Teman-teman, novel kedua saya sudah terbit nih, novel humor kedua setelah Paimo & Mak Jenun, yang telah terbit 6 bulan yang lalu. Yang ini judulnya: "Arjuna Ngangkut Beras".
Asik nggak? :D
Hihi, kalau aku sih asik-asik aja deh, yang penting pada suka. :D

Novel ini adalah Plesetan Super Ngocol dari Novel "SAMAN" karya Legendaris Ayu Utami.

Berikut rinciannya:
Judul : ARJUNA NGANGKUT BERAS
Tebal : 310 halaman
Editor : La Nina
Harga : Rp 34.000,-
Penerbit Diva Press
Kalau mau pesen online, bisa di link penerbitnya yang ini:
Silakan di klik:
http://divapress-online.com/product/view/1558/arjuna_ngangkut_beras.html


Silakan disimak sinopsisnya di bawah ya.
Dan saya ingin minta maaf kalau tag ini menuh-menuhin FB teman-teman semuanya.
Silakan menikmati dan membeli buku saya di gramedia terdekat atau toko buku lainnya. :)


SINOPSYS :

“Bidadari dari gunung,” ejekku yang tak setuju kalau si Yasmini menggambarkan dirinya seperti Putri Cinderella. Bibirnya saja kayak gitu, yang bawah begitu maju ke depan seperti kapal, dan yang atas begitu merasuk ke dalam dan tipis seperti buntut cumi-cumi.

***

Empat perempuan bersahabat sejak masih seuprit. Markuntili, si pemberontak berhidung bengkak; Cuk, si binal berbibir tebal; Yasmini, si jaim bergigi gempil; dan Laule, si lugu bertubuh ngglujur kayak ular dan tipisnya minta ampun, yang sedang bimbang untuk menyerahkan “tempe bacem”-nya pada lelaki beristri.

Tapi diam-diam, dua di antara sahabat itu menyimpan rasa kagum pada seorang pemuda dari masa silam, Samin, seorang kuli pengangkut beras berambut brekele, yang mempunyai ingon-ingon berupa kethek ogleng edan. Ia pun menjadi buron sejak itu, sehingga harus melarikan diri ke luar kampung.

Lantas, kepada Yasmini atau Laulekah, Samin akhirnya jatuh cinta?
Atau, malah kepada kethek ogleng kesayangannya?



Ini baru namanya kisah kocak bin gokil! Seru dan sangat menghibur! Karya Om Sutanto Ari Wibowo Nendang Boto Limo Ora Popo Mung Gur Mlenthung Gedene Sak Prinsilane Sapi Brenggolo ini patut dibaca oleh siapa saja, karena tak hanya menyajikan guyonan khas penulisnya, tapi di novel ini juga berisi banyak sisi positif yang membangun!

Endorsement:
  1. “Wuih... hehehe, ini buku jenaka yang langsung saya baca sekaligus selesai. Karya si Om Sutanto ini penuh canda, penuh ekspresi bahasa daerah Jawa, penuh kejutan, dan sangat pintar! Dan, saya cukup tercengang dengan kisahnya. Sedari awal sampai akhir tak henti terselip kejailan penulis yang membuat cerita menjadi ‘ramai’, membikin pembaca ikut nimbrung dan seakan menjadi bagian dari temannya si Samin brekele. Penulisan yang lancar dan lucu!!!” (Rayni N. Massardi, pengarang).
  2. Novel berjudul "Samin" sungguh layak untuk dibaca bagi pecinta cerita komedi. Alur yang mengalir disertai lelucon segar khas sang penulis. Membuat novel ini menjadi hidup. pembaca seolah diajak penulis untuk berkomedi ria. karakter para tokoh dalam novel sangat dekat dengan keseharian kita. sehingga pembaca akan betah dengan tulisan yang sederahana dan ngocol abis ini. makanya jangan lewatkan novel "Samin" ini. Dijamin maknyus untuk membuat hidup lebih berwarna...! (Oke Sudrajat, Cerpenis)
  3. Kisah-kisah dalam novel ini penuh dengan deskripsi-deskripsi yang bikin ngakak. Terkesan tidak jaim dan tanpa tedeng aling-aling. Apa adanya dan awassss...! Perut Anda bakalan sakit!!! (Abednego Afriadi, cerpenis, penulis buku Status Pesbuk Paling Gokil).
  4. Membaca novel ini membuat aku geleng-geleng kepala. Kok ada yah cewek yang kayak begini? Dan, buat cewek yang membaca novel ini, bisa bernafas lega karena masih ada yang lebih aneh dari dirinya. Haha... (Andhika Wandana, Penulis Mission Pocongible)
  5. Gila nih buku. Selain ngocol, katakatanya renyah banget. Bikin aku ketagihan buat terus melahap isi bukunya. Pokoknya kalo udah ngakak, terpingkalpingkal, kelojotan, bikin aku lupa segalanya. Lupa mandi, makan, sampe utang di warung sebelah yang numpuknya naudzu billah juga ikut terlupakan. Nyesel deh kalo kalian cuma pegang doang!!! (Princes Shakilaraya, penikmat buku)
  6. Novel Samin ini adalah wujud imajinasi liar penulis yang diolah melalui proses kreatif sehingga mampu menyajikan novel humor yang khas, tidak pasaran dan sangat menghibur. Tokoh-tokoh yang diciptakan juga memiliki karakter kuat dan keunikan tersendiri yang semakin menambah nilai plus novel ini!!! (Qurotul Ayun, Cat Lover)
  7. Setelah membaca 'Paimo & Mak Jenun' yang membuat saya refresh, kini saya disuguhkan novel yang bener-bener bikin tambah suweger! Dijamin ngakak dot com! Penulis memberikan warna baru dalam kosakata yang nyeleneh bin wagu tapi menghibur dalam novel ini. (HW Prakoso, pemenang kuis 'Paimo & Mak Jenun', kontributor antologi DEARLOVE FOR KIDS #3)


Atau kalau mau pesen bisa lewat penulisnya sekalian di: 089673226090
Tapi kalau di penulisnya, tentu ada tambahan ongkirnya, diambil rata-rata saja: 10.000/pos paket kilat.
Jadi harga total: Rp 44.000,-
Sms kalau berminat.
Terimakasih. :)

















































Sabtu, 22 Oktober 2011

MANTRA (MEncari Raja Afzein Kedua) seri 2 (Bab1)

Hmm, sebagai pelepas dahaga saja...
Ini sedikit petikan di Bab 1 yang sempat saya tulis dulu...
Yeah, seabgai pelipur hati teman-teman yang mungkin kangen dengan Novel saya dulu... ^_^

..................................

Dengan agak marah aku segera pergi dari kamar kakak iparku, Zuiver Lattosa, setelah memperoleh kabar dan penjelasan mengenai cincin emas yang sedang kupakai ini. Cincin emas yang pernah menyelamatkanku dari hantaman pemimpin burung reuz, Hirroqla, pada waktu terjadi peperangan antara kerajaan Afzein dengan kerajaan Dombire beberapa hari yang lalu. Aku ingin segera bertemu dengan Romuza dan menanyakan tentang kejadian saat Raja Keinjizie Romein, kakak kandungku sendiri, diculik oleh anak buah dari Ratu Nivera saat sedang sakit. Aku ingin mengetahui alasan, kejadian dan segalanya, kenapa Romuza tidak melindunginya saat peristiwa itu sedang berlangsung. 
Aku segera masuk ke dalam istana dan duduk di singgasana yang megah, setelah memerintahkan salah satu pengawal kerajaan untuk memanggilkan Romuza di ruangannya. Aku menantinya dengan agak tak sabar, dan tak seberapa lama kemudian Romuza datang ke hadapanku sambil berlutut dan menundukkan kepala.
“Hamba menghadap, Yang Mulia.” sapanya, lalu aku berkata.
“Bangunlah.”
“Terimakasih, Yang Mulia.”
Romuza segera bangkit sambil mengangkat wajah. Ternyata luka bengkak di hidungnya sudah sembuh. Mungkin ia rajin mengompresnya dengan air garam.
“Kau tahu kenapa kau kupanggil kemari?” kataku, tanpa basa-basi, dan berusaha menahan emosi.
“Tidak, Yang Mulia.” jawab Romuza wajar. “Hamba tidak tahu.”
“Kalau begitu ketahuilah, bahwa tadi aku menemui permaisyuri Zuiver Lattosa untuk menanyakan perihal cincin emas yang sedang kupakai ini. Cincin emas yang telah menyelamatkan nyawaku dan seluruh kehidupan kerajaan Afzein ini, tak terkecuali nyawamu.” terangku. “Mungkin kau tak perlu tahu asal-usul dari cincin ini, tapi kau perlu tahu bahwa permaisyuri Zuiver Lattosa tadi telah mengatakan sesuatu kepadaku, yang sesuatu itu mungkin takkan pernah kau duga sebelumnya kalau aku akan mengetahui semua permasalahan ini.”
Romuza mengernyitkan dahi. Merasa tak mengerti.
“Maafkan atas kebodohan hamba, Yang Mulia.” ujarnya, “Tapi hamba belum mengerti atas apa yang Yang Mulia maksudkan.”
Aku berdiri dan berjalan mendatangi Romuza, sambil menatap cincin emas yang masih melingkar di jemari kelingking sebelah kananku dengan manisnya.
“Permaisyuri Zuiver Lattosa mengatakan bahwa sebenarnya kakak kandungku masih hidup, karena dulu ia diculik oleh salah satu anak buah dari Ratu Nivera, sewaktu sedang sakit.” kataku, agak emosi, sambil menatap wajah Romuza yang mendadak terasa memuakkan. “Kau pasti tahu kejadian itu, karena peristiwa itu berlangsung saat kerajaan Afzein berada di bawah kekuasaanmu.”
Romuza tampak terkejut mendengarnya. Ia tak dapat berkata apa-apa.
“Sekarang cepat ceritakan bagaimana kronologis kejadian yang sebenarnya, kenapa kamu membiarkan kakak kandungku diculik oleh anak buah dari Ratu Nivera yang jahat itu.”
Romuza menundukkan kepalanya dengan sangat-sangat menunduk, hingga seperti kehilangan tulang leher, lalu menjawab dengan wajah pucat karena kalut setelah mendengar bentakanku.
“Hamba… emm… hamba, waktu itu… tak dapat berbuat banyak, Yang Mulia… Istri hamba diculik oleh Ratu Nivera… Dan monster-monster itu mengancam kalau mereka akan membunuh istriku kalau aku melawan…” Romuza berkata dengan terbata-bata. Jawabannya membuatku kesal dan makin marah.
“Kau tidak bersedia mengorbankan nyawamu untuk Rajamu?” kataku, “Kau tidak bersedia berkorban demi kerajaan dan rakyat Afzein yang dulu hidup menderita itu? Padahal kau sendiri tahu, berapa banyak istri dari rakyat Afzein yang mati gara-gara ulahmu itu. Sangat banyak!”
Tiba-tiba saja, dari pintu samping, permaisyuriku yang bernama Tiffany Romein datang menghampiriku—mungkin ia mendengar suaraku yang agak keras sewaktu membentak Romuza tadi. Ia mencoba meredakan amarahku dengan mengajakku duduk di singgasana, dan membicarakannya dengan baik-baik.
Akhirnya aku menuruti kemauan permaisyuriku, namun rasa kesalku belum sirna.
“Lanjutkan omonganmu.” kataku pada Romuza.
Romuza menundukkan kepalanya lagi, seperti gerakan mengangguk, lalu berkata.
“Maafkan hamba, Yang Mulia. Hamba memang patut mati. Tapi, jika saat itu hamba melawan bersama dengan prajurit yang hanya beberapa ratus itu, hamba takut perbuatan itu hanya akan sia-sia. Pasukan dari kerajaan Dombire terlalu banyak dan kuat. Hamba takut nyawa para prajurit itu hanya akan mati sia-sia.”
“Ah, kau memang pintar berkilah, Romuza. Kalau saja aku tak menghormati istrimu, kau sudah kutendang dari kerajaan ini.”



Rabu, 19 Oktober 2011

NOVEL MANTRA (Mencari Raja Afzein Yang Kedua)

Helo teman-teman...
Jumpa lagi dengan saya, Si Kucing Merah dari selatan. Haha, nggak denk cuma becanda. ^_^

Oke, kali ini saya pengen memposting sedikit tulisan saya. Yah, setidaknya bisa disebut tulisan--mungkin. Atau coretan-coretan tangan...

Ini sebenarnya adalah tulisan saya, yang sebenarnya juga sudah saya tulis sedari beberapa tahun lalu, tapi--karena berbagai sebab--agak saya tunda untuk menyelesaikannya.

Hihi, ini adalah tulisan saya yang terdapat di Novel Mantra (edisi buku kedua--sebenarnya). Setelah Novel Mantra (Kitab Rahasia Malaikat) telah diterbitkan beberapa tahun yang lalu.

Yeah, sebenarnya Novel itu dulu saya rencanakan tidak hanya jadi satu buku saja. Tapi ada tiga atau empat buku--jumlah Novel yang saya bayangkan waktu itu. Mungkin buku MANTRA di edisi pertama tidak ada label "Edisi 1" nya, dikarenakan juga berbagai sebab. :)

Ada yang ragu? Kalau begitu boleh diintip dalam catatan / kerangka karangan yang saya bikin beberapa tahun lampau itu. Di gambar ini saya menulis judul "Mantra Edisi II" kalau tak salah. Di bagian kanan buku. Check this out:



















Hihi, itu adalah tulisan saya beberapa waktu lalu, selepas Novel Mantra edisi pertama diterima kalau tak salah.

Dan ini dia synopsis Novel Mantra edisi kedua yang dulu juga telah saya bikin:
Saya beri judul:


MANTRA (Mencari Raja Afzein Yang Kedua)


Sehari setelah penaubatan dirinya menjadi raja Afzein yang ketiga, tanpa diduga-duga, dari mulut permaisyuri yang bernama Zuiver Lattosa, Raja Kizzorgy Romein telah mengetahui bahwa ternyata pemimpin dari sekelompok burung reuz yang bernama Hirroqla itu tak lain adalah kakaknya sendiri. Raja Keinjizie Romein, Raja Afzein yang kedua. Raja Kizzorgy Romein tak tahu harus berbuat apa, karena ia tak tahu kemana perginya sekelompok burung reuz itu sewaktu peperangan terjadi. Satu-satunya orang yang bisa memberi petunjuk hanyalah Romuza, seorang penglima perang yang telah mengundurkan diri. Namun, ketika ia mendatangi Romuza guna meminta kejelasan atas semua hal yang terjadi pada kakaknya, Romuza malah menghilang entah kemana. Mulai saat itu, berbagai kejadian tak terduga harus dilalui Raja Kizzorgy Romein sendiri, karena ia harus menyelamatkan kakak kandungnya yang masih terkena guna-guna dari penguasa Kerajaan Dombire, Ratu Nivera.

Mampukah Raja Kizzorgy Romein menemukan dan menyelamatkan Raja Keinjizie Romein yang telah berubah menjadi musuh yang bernama Hirroqla?

Simak cerita seru dari novel MANTRA edisi kedua ini yang akan membuat Anda tegang dan bergidik dari awal hingga akhir, tak kalah dengan edisi yang pertama.




( Cover Novel Mantra edisi pertama )

Ada komentar? :)

Emm, mungkin edisi selanjutnya, akan saya upload beberapa kalimat terusan Novel Mantra edisi pertama itu di sini. Daripada mubazir? Siapa tahu ada teman-teman yang mau membacanya. :)

Sampai jumpa di edisi selanjutnya.
TTDJ ya...

Terima kasih sudah mau membaca tulisan ini! :)

Sabtu, 27 Agustus 2011

LOMBA SUKA-SUKA BERHADIAN NOVEL "PAIMO & MAK JENUN"

Salam Sejahtera Teman-temanku yang berbahagia,

Dalam pada kesempatan kali ini saya hanya ingin berbagi "kabar gembira" kepada teman-teman semuanya.
Demi memeriahkan Hari Lebaran esok, saya ingin membagikan 3 (tiga) buah Novel saya, yang berjudul "Paimo & Mak Jenun".
Caranya cukup mudah. Karena ini cuma lomba suka-suka bagi-bagi buku, maka syaratnya yang gampang-gampang saja. Check this out:

Syarat lomba:
  1. Add FB penulis dulu, biar nanti mudah dalam penilaian: Ari Naicker.
  2. Follow blog penulis, yang kebetulan baru dibangun, di alamat: www.soecool.blogspot.com [jadi yang belum follow, harap follow dulu, karena saya ngeceknya lewat blog]
  3. Buat catatan se-kreatif dan semenarik mungkin, yang isinya berhubungan dengan Novel Paimo & Mak Jenun, agar teman-teman kalian tertarik untuk membacanya, termasuk "sinopsis" dan "cover buku", yang nanti akan saya lampirkan di bawah info ini.
  4. Tag minimal 20 orang, termasuk akun penulis.
  5. Penilaian akan dilakukan berdasarkan jumlah komentar/isi/like/dll. Jadi buat info semenarik mungkin, agar teman-teman kalian mau berkomentar.
  6. Lomba ini ditutup tanggal 20 September, pkl 24.00.
  7. Pemenang akan penulis inbox Fb dan diumumkan di blog. Lomba ini gratis-tis, jadi nanti novel akan saya kirim ke rumah pemenang. Catatan: masih dalam lingkup Indonesia saja. kalau luar negeri, berat di ongkos buu...! :P


Ini dia Sinopsis yang harus kalian lampirkan di Note kalian, termasuk cover bukunya, dan kalian bisa membuatnya sekreatif mungkin:

Sekilas tentang isi buku:
  
Bila kamu masih mencintaiku seperti dahulu dengan sepenuh hati, maka bersegeralah kamu menemuiku. Pintu rumahku kini terbuka untukmu. Anak-anakku sudah memaafkanmu. Kini, tinggal musyawarah kita saja, kapan dan tanggal berapa kita akan melangsungkan pernikahan. Lalu kikuk-kikuk. Hehehe.
Bye bye Mas Paimo yang gondrong atas-bawah.
Aku menunggumu.

Mak Jenun.

***

Cinta bisa menyerang siapa saja. Di mana saja. Kapan saja. Sialnya, cinta itu tak memandang harta, wajah, dan postur tubuh. Seperti halnya Paimo, yang begitu mencintai kekasihnya, Mak Jenun, walau ia gemuk, buruk, janda beranak empat, dan melarat! Walau harus berhadapan dengan Markuntil, anak Mak Jenun yang paling garang menantang hubungan dua orang yang dianggapnya terlarang, Paimo tetap tegar tak gentar.

Ya, kisah Paimo & Mak Jenun dalam novel ini adalah roman cinta paling gila, lucu dan menghibur, sekaligus memberikan wejangan hati yang sering ngelantur. Dituturkan dalam bahasa yang mengalir, apa adanya, dan penuh dengan guyonan khas penulisnya, novel berlatar tempat di Pasar Njalen, Desa Mbubut, Kecamatan Keok-Keok, Kabupaten Telek Pitik ini siap mengantarkan Anda untuk sejenak melupakan segala problema hidup yang kian mengangkasa.

Sugeng mersani!

Selamat ngakak bersama karya Om Sutanto Ari Wibowo Nendang Boto Limo Ora Popo Mung Gur Mlenthung Gedene Sak Prinsilane Sapi Brenggolo ini!


Kamis, 28 April 2011

MANTRA (Kitab Rahasia Malaikat)

Raja Keindizie Romein, raja pertama dari Kerajaan Afzein wafat pada saat perang pertama melawan Kerajaan Dombire, yang dipimpin Ratu Nivera. Kekalahan ini membuat rakyat Afzein hidup dalam kesengsaraan. Sebab, Ratu Nivera tidak hanya membunuh Raja Keindizie Romein dan permaisurinya, tetapi juga membentengi Kota Afzein dengan mantra jahat, membuat penduduk bagaikan burung dalam sangkar. Mereka tidak dapat keluar dari kota dan setiap enam hari sekali, harus bersiap men-jadi tumbal bagi Ratu Kegelapan, Nivera.

Ratu Nivera juga berhasil membunuh raja kedua Kerajaan Afzein, Raja Keintjizie Romein, yang tak lain adalah putra pertama dari Raja Keindizie Romein, dengan mengguna-gunainya. Sehingga, Romuza, sang panglima pun merasa berkuasa karena tak ada lagi keturunan raja yang masih hidup di Kerajaan Afzein, kecuali jika putra kedua Raja Keindizie Romein, yang hilang saat perang melawan Kerajaan Dombire, muncul kembali. Romuza berusaha menemukan putra kedua raja tersebut untuk dibunuh. Tinggal sepuluh hari lagi, penobatannya sebagai Raja Afzein yang ketiga akan digelar.

Tanpa disangka, seorang tahanan kerajaan bernama Kizzorgy Poesie, yang dipekerjakan sebagai tukang kebun istana, mempunyai ciri-ciri yang dimiliki oleh keturunan Raja Keindizie Romein, seperti yang dijelaskan dalam kitab Rahasia Malaikat, yang selama ini disimpan rapi oleh Kakek Herdtqolf. Nyawa Kizzorgy Poesie pun terancam! Apalagi Romuza juga berhasil mencuri kitab Rahasia Malaikat milik Kizzorgy Poesie melalui tangan teman dekat Kizzorgy Poesie sendiri.

Mampukah Kizzorgy Poesie menyelamatkan diri dari ancaman pem-bunuhan Romuza sekaligus membebaskan Kerajaan Afzein dari penyihir jahat Nivera? Simak cerita seru novel menggetarkan ini yang akan membuat Anda tegang dan bergidik dari awal hingga akhir!!!***

Yeah, ini adalah Novel pertamaku, teman-teman. Novel yang selalu akan menjadi kebanggaanku, karena ia adalah penyemangat hidupku. Setidaknya, dengan lahirnya Novel ini, sebuah jalan panjang membentang di hadapanku, dan aku tinggal melintasinya semampu yang aku bisa.

Sebenarnya dulu aku berencana membikin buku ini menjadi tiga edisi (yang dua edisi ternyata sampai sekarang belum aku buat, walau teman-teman banyak juga yang menanyakan), jadi kalau kalian membaca Novel ini pasti serasa masih ada yang kurang, karena endingnya tampak tak terselesaikan semuanya. Hmm, buku edisi kedua sama ketiganya nanti-nanti saja ya teman-teman, kalau sudah ada lebih banyak lagi permintaan dari temen-temen penikmat buku-bukuku. ^.^

Oh iya lupa, itu judul Novelnya sebenarnya MANTRA (Kitab Rahasia Malaikat), bukan Rahasia Kitab Malaikat. Penerbitnya salah nulis, sory... ^_^

Cheerssss!!!!!! ;)

TERTAWALAH SEBELUM TERTAWA ITU DILARANG!!!

Ning, nong, ning, glung, Pak Bayan...
Sego jagung ora doyan...
Iwak ingkung, enak'e...
Kesandung dingklek, aduh Mbok'e...
:D

Total Tayangan Halaman

Cari

Nek arep nggoleki lewat kene: